
Public Speaking pada dasarnya sebuah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menyampaikan atau mempresentasikan secara lisan suatu masalah atau topik di depan khalayak. Public Speaking meliputi pidato, ceramah, briefing, presentasi, menyampaikan informasi dalam konferensi pers, siaran radio dan televisi, mengajar, sambutan, orasi, membawakan acara, dan berbicara di depan orang banyak lainnya.
Dengan kemampuan public speaking yang baik, seseorang akan mudah menyampaikan gagasan, ide, informasi atau hal lainnya dengan baik. Selain itu, akan dapat menambah rasa percaya diri, bisa memimpin orang lain, dan memengaruhi orang lain. Kemampuan public speaking juga bisa memperluas networking kita.
“Public speaking dan komunikasi efektif adalah seni menyampaikan pesan agar tidak hanya didengar, tetapi juga dipahami dan memicu tindakan nyata. Kunci utamanya terletak pada kemampuan berempati, penguasaan materi, serta penyelarasan bahasa verbal dan nonverbal yang disesuaikan dengan karakteristik audiens”, paparnya.

Demikian dipaparkan Risa Karmida, M.A., Founder RKC Trainings Yogyakarta dalam Workshop Public Speaking dan Komunikasi Efektif yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Desain Inovasi (FTDI), Universitas Islam Indonesia (UII) pada Jum’at, 16 Safar 1448 H/31 Juli 2026 di Ruang Sidang Jurusan Teknik Sipil, Gedung Moh. Natsir Kampus FTDI UII.
Lebih lanjut dosen STIKOM Yogyakarta tersebut mengungkapkan bahwa prinsip dasar komunikasi efektif diantaranya adalah pesan dipahami dan memastikan informasi sampai tanpa salah tafsir, memahami sudut pandang dan kebutuhan pendengar serta menyusun alur berpikir yang mudah. Menurutnya komunikasi efektif adalah proses penyampaian pesan yang jelas, dua arah, dan dipahami dengan baik oleh penerima. Ia juga mencontohkan pimpinan yang memberi instruksi kerja secara spesifik, dokter yang mendengarkan keluhan pasien lalu menjelaskan diagnosis dengan bahasa sederhana, atau sapaan personal yang mencairkan suasana.
“Setelah mengikuti acara ini peserta diharapkan punya bekal keterampilan mental, teknik verbal, dan bahasa tubuh agar mampu mengatasi rasa gugup, menyusun pesan secara terstruktur, serta menyampaikan gagasan secara jelas, menarik, dan persuasif di depan publik maupun dalam interaksi professional,” pungkasnya.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran dosen dan tendik di lingkungan Jurusan Teknik Sipil tersebut secara resmi dibuka oleh Plt. Ketua Jurusan Teknik Sipil FTDI UII, Dr. Eng. Ir. Faizul Chasanah, S.T., M.Sc.








